Suporter sepak bola di Indonesia kerap dikaitkan dengan perilaku negatif yang berpotensi mengganggu ketertiban umum. Kondisi tersebut menuntut peran organisasi suporter dalam menciptakan suasana yang aman dan kondusif, khususnya melalui peran koordinator wilayah (korwil). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Korwil The Jakmania Bekasi dalam menjaga kondusifitas suporter melalui komunikasi, koordinasi, dan pembinaan anggota. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari pengurus, anggota resmi The Jakmania Bekasi, serta masyarakat sekitar. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Korwil The Jakmania Bekasi berperan penting dalam menjaga kondusifitas suporter melalui komunikasi organisasi yang terstruktur, penerapan kepemimpinan situasional, serta kegiatan pembinaan dan sosial. Peran tersebut efektif dalam meminimalisir konflik dan membangun citra positif suporter di masyarakat.