Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana audiens memaknai konten review produk Skintific di media sosial TikTok dengan menggunakan Teori Resepsi Stuart Hall. Fenomena dominasi konten kecantikan di TikTok melalui algoritma For You Page (FYP) telah membentuk pola konsumsi informasi baru di kalangan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa audiens tidak berada dalam satu posisi makna yang tunggal melainkan bergerak secara dinamis. Sebagian besar informan berada pada posisi Negotiated Position, di mana mereka menerima informasi review sebagai referensi awal namun tetap kritis terhadap potensi bias promosi, sponsorship, dan efek dramatis konten. Sebagian kecil audiens menunjukkan Dominant Hegemonic karena pengaruh paparan algoritma yang terus-menerus, dan Oppositional Position muncul ketika audiens merasa konten tersebut terlalu bersifat hard-selling atau tidak sesuai dengan realitas medis kulit mereka. Penelitian ini menyimpulkan bahwa audiens TikTok merupakan subjek aktif yang memiliki literasi media tinggi dalam menyaring pesan komersial di tengah gempuran algoritma digital.