Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran kader Posyandu dalam mencegah Stunting pada ibu hamil di wilayah Kaliabang Tengah, Bekasi Utara, melalui pendekatan komunikasi interpersonal yang efektif. Komunikasi interpersonal berperan penting dalam proses pendampingan dan pencegahn stunting terhadap ibu hamil, khususnya untuk membangun kepercayaan, memberi dukungan emosional, serta mendorong motivasi agar mereka menjalani pola hidup sehat dan rutin mengikuti pemantauan gizi. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analisis. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam bersama kader dan kedua ibu hamil sebagai informan penelitian. Analisis data mengacu pada teori penetrasi sosial, yang meliputi tahap orientasi, tahap panjajakan efektif, tahap efektif, dan tahap stabil. Temuan penelitian menunjukkan bahwa peran kader Posyandu membangun komunikasi dengan pendekatan empati, terbuka. Hubungan yang membentuk terbentuk bersifat mendukung dan penuh kepercayaan, sehingga ibu hamil merasa diterima dan termotivasi. Bentuk motivasi yang disampaikan mencakup dorongan untuk mengonsumsi nutrisi yang cukup, semangat menjalani kehamilan dengan baik, serta pengembangan kesadaran diri terhadap kesehatan. Dampak dari komunikasi interpersonal ini tercermin dalam peningkatan kepatuhan ibu hamil terhadap pemantauan gizi, perubahan sikap yang lebih positif, dan hubungan emosional yang lebih erat antara kader posyandu dengan ibu hamil.