Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan motif audiens dalam menonton konten edukasi mengenai overclaim skincare yang disajikan oleh akun TikTok @dokterdetektif. Fokus utama penelitian ini adalah pada video berjudul "HQ nyaris 6% kalian jual bebas? Dzalim Namanya!!!", yang membahas risiko penggunaan produk skincare dengan kandungan berbahaya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan teori Uses and Gratifications. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan lima informan yang merupakan pengikut akun tersebut, serta observasi terhadap perilaku audiens dalam mengonsumsi video. Hasil penelitian menunjukkan bahwa respons audiens cenderung positif, ditandai dengan dominasi komentar apresiatif, ungkapan terima kasih, serta berbagi pengalaman pribadi yang sejalan dengan pesan edukatif yang disampaikan. Berdasarkan analisis teori Uses and Gratifications, ditemukan lima kategori motif utama audiens dalam menonton konten tersebut seperti Motif Kognitif/Informasi,Motif Identitas Pribadi, Motif Integrasi dan Interaksi Sosial, Motif Hiburan, Motif Pelarian (Escape). Kesimpulannya, akun TikTok @dokterdetektif berfungsi sebagai media komunikasi kesehatan digital yang efektif dalam membangun kesadaran kritis masyarakat terhadap klaim berlebihan pada produk kecantikan. Konten ini berhasil memenuhi kebutuhan audiens dan mendorong mereka untuk menjadi konsumen yang lebih waspada dan berbasis data.