Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara semi-terstruktur, observasi non-partisipatif, dan dokumentasi terhadap pengelola akun @mudahbergaul, yaitu Dimas Alwin dan Rafli Rifyal Adnand. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi, penyajian data, dan verifikasi berdasarkan model analisis Miles dan Huberman. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi digital akun @mudahbergaul dilakukan melalui pemanfaatan fitur-fitur Instagram seperti carousel post, reels, dan feeds dengan konten yang bersifat edukatif, empatik, dan relatable bagi anak muda. Konten yang diangkat meliputi tema insecure, overthinking, self-care, dan mindfulness yang dikemas menggunakan bahasa ringan khas “anak tongkrongan” agar mudah dipahami. Strategi komunikasi yang diterapkan mencakup tahapan: (1) mempersiapkan komunikator yang kredibel, (2) menentukan tujuan dan audiens sasaran, (3) memilih media dan format konten yang sesuai, serta (4) melakukan monitoring dan evaluasi berdasarkan interaksi audiens.