Penelitian ini mengenai Komunikasi Orang Tua Dalam Pendampingan Pelaku Tawuran Remaja di Kampung Kramat Kabupaten Bekasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana komunikasi orang tua dan anak dalam mengatasi tawuran remaja di kampung kramat kabupaten bekasi. Metode penelitian yang digunakan adalah Deskriptif Kualitatif, dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi yang terjalin antara orang tua dan anak didominasi oleh komunikasi interpersonal yang bersifat langsung dan personal. Komunikasi tersebut mencerminkan prinsip keterbukaan, empati, sikap mendukung, sikap positif, dan kesetaraan, meskipun dalam praktiknya masih ditemukan berbagai hambatan seperti kelelahan orang tua, perbedaan penafsiran pesan, serta kondisi emosional yang memengaruhi proses komunikasi. Komunikasi interpersonal berperan penting dalam membentuk kesadaran diri anak, mengendalikan emosi, serta mendorong perubahan sikap dan perilaku ke arah yang lebih positif. Dengan demikian, komunikasi orang tua dan anak memiliki peran strategis dalam upaya pencegahan dan penanganan tawuran remaja.