Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses komunikasi organisasi pada layanan venture partner dalam mendukung perkembangan startup serta mengidentifikasi bentuk-bentuk hambatan komunikasi yang terjadi dalam proses pendampingan di PT Kolaborasi Kapital Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap tiga informan serta dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses komunikasi organisasi pada layanan venture partner berlangsung melalui komunikasi antar organisasi yang bersifat dua arah dan kolaboratif, mencakup komunikasi internal secara vertikal dan horizontal, serta komunikasi eksternal yang dikoordinasikan melalui Person in Charge (PIC). Komunikasi informal terbukti lebih dominan dan efektif dibandingkan komunikasi formal dalam mendukung kelancaran pendampingan sehari-hari. Adapun hambatan komunikasi yang ditemukan bersifat dinamis dan bergeser sesuai fase: hambatan semantik berupa kesalahan pemaknaan istilah bisnis muncul dominan pada fase awal, hambatan teknis berupa gangguan jaringan dalam komunikasi daring menjadi kendala utama pada fase tengah, dan hambatan manusiawi berupa minimnya umpan balik akibat tingginya kepercayaan startup terhadap venture partner menjadi hambatan khas pada fase lanjut. Ketiga jenis hambatan tersebut tidak berdiri sendiri, melainkan saling berkaitan dan dapat saling memperparah, sehingga penanganannya memerlukan strategi yang menyeluruh dan adaptif.