Kebutuhan Disodium Fosfat (Na2HPO4) di Indonesia terus meningkat sementara kapasitas produksi dalam negeri masih terbatas sehingga sebagian besar kebutuhan masih dipenuhi melalui impor, sehingga skripsi ini membahas prarancangan pabrik Disodium Fosfat berkapasitas 43.000 ton per tahun yang direncanakan berlokasi di Kawasan Industri Jababeka, Cikarang; proses produksi dilakukan melalui reaksi netralisasi antara asam fosfat (H3PO4) dan natrium karbonat (Na2CO3) yang diikuti pemurnian menggunakan Fe(OH)3, evaporasi, pemisahan dengan centrifuge, kristalisasi, serta pengeringan untuk menghasilkan produk berkualitas tinggi, analisis termodinamika menunjukkan reaksi bersifat eksotermis dan spontan dengan kinetika orde dua, sedangkan evaluasi ekonomi menyatakan pabrik layak didirikan dengan nilai ROI 68%, POT 1,33 tahun, POS 43,2%, BEP 21%, dan DCF-ROR 31,31%.