Perpustakaan Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
Daftar Katalog Skripsi, Tesis dan LKKP

Analisis Peningkatan Availability Mesin High Frequency Precision Quenching Dengan Metode OEE di PT. XYZ

No image available for this title
Penelitian ini dilakukan di PT XYZ, perusahaan manufaktur komponen otomotif yang menggunakan mesin High Frequency Precision Quenching (HFPQ) dalam proses heat treatment untuk meningkatkan kekuatan dan ketahanan komponen logam. Fenomena yang melatarbelakangi penelitian adalah tingginya Downtime yang menyebabkan nilai Availability mesin belum optimal serta belum stabil dalam mendukung pencapaian target produksi, diperparah oleh pola perawatan yang masih cenderung reaktif (perbaikan dilakukan setelah terjadi kerusakan). Metode penelitian dilakukan melalui pengumpulan data kerusakan mesin, data hasil produksi, dan jadwal jam kerja, kemudian diolah menggunakan perhitungan OEE serta analisis Six Big Losses untuk mengidentifikasi kerugian dominan, dilanjutkan penentuan prioritas menggunakan Pareto, analisis akar masalah dengan Brainstorming dan fishbone, serta penyusunan rencana usulan perbaikan menggunakan 5W1H. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata Availability Rate mesin HFPQ periode Januari–Desember 2024 sebesar 83,75% (masih di bawah standar World Class 90%), dengan penyumbang terbesar berasal dari Equipment Failure Losses (rata-rata 11,42) dan Set-Up Adjustment Losses (rata-rata 3,9); setelah usulan perbaikan diterapkan, Availability diproyeksikan meningkat menjadi 94,71% dan nilai OEE meningkat dari 75,92% menjadi 85,85%.
Ketersediaan
S12364TID 0003 2026BekasiTersedia
Informasi Detil
Judul Seri

-

No. Panggil

TID 0003 2026

Penerbit

Teknik Industri : .,

Deskripsi Fisik

-

Bahasa

Indonesia

ISBN/ISSN

-

Klasifikasi

-

Informasi Detil
Tipe Isi

-

Tipe Media

-

Tipe Pembawa

-

Edisi

-

Info Detil Spesifik

90 hlm

Pernyataan Tanggungjawab
Tidak tersedia versi lain

Pilih Bahasa

Advanced Search

License

This software and this template are released Under GNU GPL License Version 3.