Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya ketidakpastian kerja yang dialami karyawan kontrak usia dewasa awal, yang berpotensi memunculkan quarter life crisis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-efficacy dengan quarter life crisis pada karyawan kontrak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian adalah karyawan kontrak yang berada pada rentang usia dewasa awal. Data dikumpulkan menggunakan skala self-efficacy dan skala quarter life crisis, kemudian dianalisis menggunakan teknik statistik korelasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara self-efficacy dengan quarter life crisis dengan diperoleh hasil koefisien korelasi sebesar -0,852 dengan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05). Sehingga Semakin tinggi self-efficacy yang dimiliki individu, maka semakin rendah tingkat quarter life crisis yang dialami begitupun sebaliknya.