Perilaku agresif pada remaja merupakan permasalahan yang masih sering dijumpai di lingkungan sekolah, khususnya pada siswa SMK. Salah satu faktor internal yang diduga berperan dalam mengendalikan perilaku agresif adalah kecerdasan emosional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan emosional dan perilaku agresif pada siswa kelas XII SMK Travina Prima Bekasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian berjumlah 163 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa Buss–Perry Aggression Questionnaire untuk mengukur perilaku agresif dan skala kecerdasan emosional berdasarkan aspek Goleman. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara kecerdasan emosional dan perilaku agresif dengan arah hubungan negatif (ρ = - 0,035; p < 0,001). Mayoritas responden berada pada kategori kecerdasan emosional tinggi dan perilaku agresif rendah. Meskipun demikian, kekuatan hubungan antara kedua variabel tergolong sangat lemah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kecerdasan emosional berperan sebagai faktor protektif terhadap perilaku agresif, namun perilaku agresif juga dipengaruhi oleh faktor lain di luar variabel yang diteliti.