Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kualitas pertemanan dengan Subjective Well-Being (SWB) pada siswa SMA X Tambun Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Subjek penelitian berjumlah 130 siswa kelas X dan XI yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa skala kualitas pertemanan berdasarkan teori Parker dan Asher (1993) serta skala Subjective Well-Being berdasarkan teori Diener (1984). Data dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang kuat dan signifikan antara kualitas pertemanan dan Subjective Well-Being (r = 0,718; p < 0,001). Temuan ini menunjukkan bahwa semakin baik kualitas pertemanan yang dimiliki siswa, semakin tinggi pula tingkat Subjective Well-Being yang dirasakan. Penelitian ini menegaskan pentingnya pertemanan yang positif dan suportif dalam meningkatkan kesejahteraan subjektif remaja di lingkungan sekolah.