Stres akademik merupakan faktor penting yang berhubungan dengan kualitas tidur mahasiswa. Tingginya tuntutan akademik, seperti beban tugas, tekanan ujian, serta tuntutan prestasi, dapat memicu stres yang berdampak pada pola dan kualitas tidur. Oleh karena itu, pengelolaan stres akademik serta penciptaan lingkungan akademik yang suportif perlu diperhatikan guna mendukung kesehatan dan keberhasilan akademik mahasiswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara academic stress dengan sleep quality pada mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 142 mahasiswa yang diperoleh melalui teknik probability sampling. Alat ukur yang digunakan adalah Student-Life Stress Inventory (SLSI) untuk mengukur stres akademik dan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk mengukur kualitas tidur. Hasil penelitian menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar r = -0,467 dengan nilai signifikansi p < 0,001, yang berarti terdapat hubungan negatif yang signifikan antara stres akademik dengan kualitas tidur. Semakin tinggi stres akademik yang dialami mahasiswa, maka semakin rendah kualitas tidur yang dimiliki.