Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara keyakinan diri dengan regulasi dirisiswa dalam pembelajaran di SMP Negeri Satu Atap Setu. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Sampel penelitian berjumlah 240 siswa yang dipilih melalui teknik proportional stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala Likert untuk mengukur keyakinan diri dan regulasi diri. Analisis data menggunakan korelasi Pearson dengan bantuan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara keyakinan diri dan regulasi diri siswa dengan nilai koefisien korelasi sebesar r = 0,393 dan signifikansi p < 0,001. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi keyakinan diri siswa, maka semakin baik pula kemampuan regulasi dirinya dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, keyakinan diri merupakan salah satu faktor penting yang berperan dalam mendukung kemandirian belajar siswa.