Canas Parfume saat ini masih mengandalkan media sosial (WhatsApp dan Instagram) untuk penjualan, sehingga menghadapi beberapa kendala utama yaitu katalog produk yang tidak terstruktur, informasi aroma parfum yang kurang lengkap, serta tidak adanya pengelompokan produk berdasarkan gender. Penelitian ini bertujuan untuk merancang antarmuka pengguna (UI) dan pengalaman pengguna (UX) pada website e-commerce Canas Parfume yang lebih intuitif, informatif, dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan dengan menggunakan metode Design Thinking. Penelitian dilakukan melalui tahapan Empathize (kuesioner kepada 39 responden pelanggan), Define, Ideate, Prototype (high-fidelity menggunakan Figma), serta Testing dengan Usability Testing melalui platform Maze. Hasil pengujian menunjukkan bahwa prototipe yang dihasilkan memiliki tingkat kegunaan yang tinggi, navigasi yang mudah, serta representasi visual notes parfum yang jelas. Penelitian ini menghasilkan desain UI/UX website e-commerce parfum yang sistematis, user-friendly, dan sesuai dengan karakteristik produk sensorik seperti parfum.