Sistem dirancang agar proses enkripsi dan dekripsi berjalan secara otomatis menggunakan kunci rahasia yang telah ditetapkan. Implementasi dilakukan melalui pengembangan aplikasi berbasis web yang dilengkapi dengan mekanisme autentikasi pengguna, pengelolaan data pasien, serta pengamanan data sensitif melalui proses kriptografi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh data hasil dekripsi memiliki kesesuaian penuh dengan data awal, sehingga diperoleh tingkat akurasi sebesar 100% dengan tingkat kesalahan (error rate) sebesar 0%. Selain itu, pengujian fungsional sistem menggunakan metode black-box testing menunjukkan bahwa seluruh fitur utama sistem dapat berjalan dengan baik sesuai dengan kebutuhan pengguna. Dengan demikian, penerapan algoritma AES-128 terbukti mampu meningkatkan keamanan data rekam medis, mengurangi risiko kebocoran data, serta mendukung penerapan keamanan informasi di lingkungan Satkes Denma Mabes TNI.