Pemilihan siswa terbaik untuk pemberian beasiswa di lingkungan sekolah seringkali menghadapi tantangan subjektivitas dalam penilaian. Untuk mengatasi hal tersebut, penelitian ini membangun sistem pendukung keputusan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) guna menentukan siswa terbaik secara objektif dan terstruktur. Metode AHP digunakan karena mampu menguraikan permasalahan kompleks menjadi struktur hierarki berdasarkan kriteria yang telah ditentukan, seperti nilai Ujian Akhir Semester (UAS), Ujian Tengah Semester (UTS), Praktek, Kehadiran, dan partisipasi dalam kegiatan Non Akademik. Sistem ini menghitung bobot masing-masing kriteria melalui perbandingan berpasangan dan memastikan konsistensi dalam pengambilan keputusan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu memberikan rekomendasi siswa terbaik secara akurat dan membantu pihak sekolah dalam proses evaluasi yang adil dan transparan.