Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intellectual capital terhadap kinerja keuangan dan nilai perusahaan, serta menguji peran komisaris independen sebagai variabel moderasi pada perusahaan perbankan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan dan laporan tahunan perusahaan, serta dianalisis menggunakan regresi linier berganda dan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa human capital tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan (Sig. 0,068 > 0,05). Sebaliknya, structural capital dan relational capital berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan dengan nilai signifikansi masing-masing sebesar 0,023 dan 0,030. Selain itu, human capital, structural capital, relational capital, dan kinerja keuangan terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan (Sig. < 0,05). Pada pengujian moderasi, komisaris independen mampu memoderasi pengaruh human capital, structural capital, dan relational capital terhadap nilai perusahaan (Sig. 0,000), serta memoderasi structural capital terhadap kinerja keuangan (Sig. 0,004). Namun, komisaris independen tidak mampu memoderasi pengaruh human capital (Sig. 0,089) dan relational capital (Sig. 0,067) terhadap kinerja keuangan.