Efektivitas Dana Bantuan Sosial dan Dana Desa Dalam Pengurangan Kemiskinan: Studi Transparansi dan Akuntabilitas Akuntansi Pemerintah Daerah di Pulau Jawa
Penelitian ini bermaksud memberikan bukti secara empiris mengenai efektivitas dana bantuan sosial dan dana desa dalam pengurangan kemiskinan, peningkatan PDRB dan peningkatan IPM di Pulau Jawa. Selain itu, studi ini menguji apakah transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran memperkuat pengaruh dana bantuan sosial dan dana desa terhadap tingkat kemiskinan, PDRB, dan IPM. Populasi dalam penelitian ini mencakup 119 pemerintah daerah di Pulau Jawa. Pengambilan sampel melalui metode purposive sampling menghasilkan jumlah sampel yang memenuhi kriteria adalah 315 sampel. Penelitian ini didasarkan atas data sekunder dari instansi kredibel, antara lain BPS dan BPK RI. Pengujian data dan hipotesis menggunakan analisis regresi linier berganda dan analisis moderasi dengan menggunakan program IBM Statistics. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa dana bantuan sosial terbukti efektif dalam menurunkan tingkat kemiskinan serta mampu meningkatkan PDRB dan IPM di wilayah tersebut. Sementara itu, dana desa belum sepenuhnya memberikan dampak yang diharapkan. Meskipun mampu meningkatkan PDRB, dana desa justru belum berdampak pada penurunan kemiskinan dan peningkatan IPM. Lebih lanjut, transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran tidak terbukti memoderasi pengaruh dana bantuan sosial maupun dana desa terhadap tingkat kemiskinan, PDRB, dan IPM. Dalam studi ini ditemukan bahwa efektivitas alokasi anggaran lebih ditentukan oleh arah dan kualitas pemanfaatannya dibandingkan aspek tata kelola yang diukur dalam studi ini.