Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan kerja, fasilitas kerja, dan kebijakan strategis terhadap kinerja Polri dengan budaya organisasi sebagai variabel mediasi. Kinerja Polri merupakan faktor penting dalam mewujudkan pelayanan publik yang profesional, modern, dan terpercaya, sehingga diperlukan pemahaman yang komprehensif terhadap faktor-faktor yang memengaruhinya. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan kinerja Polri tidak hanya bergantung pada faktor fisik dan kebijakan, tetapi juga pada penguatan budaya organisasi. Oleh karena itu, pengembangan budaya organisasi perlu menjadi prioritas strategis dalam upaya meningkatkan kinerja Polri secara berkelanjutan.