Perpustakaan Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
Daftar Katalog Skripsi, Tesis dan LKKP

Harmonisasi Inkonsistensi Penegakan Hukum Tindak Pidana Terorisme di Indonesia Tentang Pendekatan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018

No image available for this title
Penelitian ini mengkaji ketidaksinkronan penegakan hukum tindak pidana terorisme di Indonesia yang muncul akibat perbedaan penerapan antara KUHP baru yang memuat delik terorisme dalam Pasal 188 sampai Pasal 199, dan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 sebagai lex specialis yang hingga kini tetap menjadi rujukan utama aparat penegak hukum. Inkonsistensi ini tidak hanya mempengaruhi pemenuhan asas legalitas, tetapi juga berdampak pada prediktabilitas pemidanaan, keadilan substantif, serta proporsionalitas sanksi. pemidanaan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa KUHP baru tidak digunakan sama sekali dalam ketiga perkara, meskipun telah berada dalam masa vacatio legis dan seharusnya mulai dipertimbangkan sebagai pedoman transisi. Aparat tetap menggunakan UU Nomor 5 Tahun 2018 karena sifat deliknya yang formil dan fleksibel, sehingga memudahkan pembuktian tahap awal. Kondisi ini menimbulkan disparitas pemidanaan yang signifikan. Putusan 354 memidana tindakan ideologis, Putusan 1111 membebaskan terdakwa meskipun terdapat aktivitas pendanaan, dan Putusan 1349 memidana perbuatan bersifat militeristik selama sepuluh tahun. Perbedaan perlakuan ini menunjukkan lemahnya kepastian hukum, ketidakjelasan batas kriminalisasi, serta potensi penyalahgunaan kewenangan.
Ketersediaan
T00699MH 0038 2026BekasiTersedia
Informasi Detil
Judul Seri

-

No. Panggil

MH 0038 2026

Penerbit

Magister Hukum : .,

Deskripsi Fisik

-

Bahasa

Indonesia

ISBN/ISSN

-

Klasifikasi

-

Informasi Detil
Tipe Isi

-

Tipe Media

-

Tipe Pembawa

-

Edisi

-

Info Detil Spesifik

117 hlm

Pernyataan Tanggungjawab
Tidak tersedia versi lain

Pilih Bahasa

Advanced Search

License

This software and this template are released Under GNU GPL License Version 3.