Pengaruh Komunikasi Internal, Keadilan Organisasi, dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Emosional Anggota Polri Melalui Kecerdasan Emosional Sebagai Variabel Intervening Studi Kasus Polda Bangka Belitung
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komunikasi internal, keadilan organisasi, dan lingkungan kerja terhadap kinerja emosional anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui kecerdasan emosional sebagai variabel intervening. Penelitian dilaksanakan pada anggota Polda Bangka Belitung dengan pendekatan kuantitatif menggunakan metode survei. Populasi penelitian berjumlah 465 personel, sedangkan sampel sebanyak 250 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner, sedangkan analisis data menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan aplikasi SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi internal dan lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kecerdasan emosional. Keadilan organisasi tidak berpengaruh signifikan terhadap kecerdasan emosional. Selanjutnya, komunikasi internal, keadilan organisasi, lingkungan kerja, dan kecerdasan emosional masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja emosional anggota Polri. Pengujian efek mediasi menunjukkan bahwa kecerdasan emosional mampu memediasi secara signifikan pengaruh komunikasi internal dan lingkungan kerja terhadap kinerja emosional (partial mediation), namun tidak mampu memediasi pengaruh keadilan organisasi terhadap kinerja emosional.